angin...
dimanakah dia di saat ku merindukan
aku merindukan senyuman manis dari bibirnya
tapi... dia menghiang
bagai debu tertiup angin
sekejap menghilang dari hadapan
angin...
mengapa dia tak pernah mengerti
sesuatu yang tersimpan dalam hati
bahkan dia pergi menghindari
dan tidak kynjung kembali
dia adalah detak jantung ku
derap langkah ku
hembusan nafas ku
jadi tanpa mu aku merasa ragu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar