Sabtu, 01 Oktober 2011

kerinduan

angin...
dimanakah dia di saat ku merindukan
aku merindukan senyuman manis dari bibirnya

tapi... dia menghiang
bagai debu tertiup angin
sekejap menghilang dari hadapan

angin...
mengapa dia tak pernah mengerti
sesuatu yang tersimpan dalam hati
bahkan dia pergi menghindari
dan tidak kynjung kembali

dia adalah detak jantung ku
derap langkah ku
hembusan nafas ku
jadi tanpa mu aku merasa ragu




Tidak ada komentar:

Posting Komentar